Blog

Terjemahan biasa atau tersumpah? Ini bedanya

Penandatanganan dokumen

Saat mengurus dokumen untuk keperluan ke luar negeri, kamu mungkin diminta terjemahan tersumpah. Di lain waktu, terjemahan biasa sudah cukup. Salah pilih bisa merugikan dua kali: dokumen ditolak instansi, atau kamu membayar lebih untuk sesuatu yang sebenarnya tidak diperlukan. Supaya tidak salah pesan, ini bedanya.

Apa itu terjemahan tersumpah?

Terjemahan tersumpah dikerjakan oleh penerjemah tersumpah, yaitu penerjemah yang sudah lulus uji kualifikasi, diangkat dan diambil sumpahnya oleh menteri yang membidangi hukum, serta terdaftar di kementerian tersebut. Dasar hukumnya adalah Permenkumham No. 29 Tahun 2016 yang diubah dengan Permenkumham No. 4 Tahun 2019.

Hasil terjemahannya dibubuhi cap dan tanda tangan penerjemah, sehingga diakui sebagai terjemahan resmi yang setara dengan dokumen aslinya. Karena itu, terjemahan tersumpah biasanya diminta untuk dokumen resmi yang diajukan ke instansi.

Apa itu terjemahan biasa?

Terjemahan biasa cocok untuk kebutuhan internal atau komunikasi sehari-hari. Hasilnya tetap dicek ulang oleh penerjemah yang menguasai bahasa sumber dan bahasa sasaran, hanya tanpa cap penerjemah tersumpah. Kelebihannya, biayanya lebih ringan dan waktunya lebih fleksibel, sehingga pas untuk dokumen bervolume besar.

Contoh dokumen dan jenis terjemahannya

Biasanya butuh terjemahan tersumpahBiasanya cukup terjemahan biasa
Akta kelahiran, akta nikah, Kartu KeluargaSOP, manual mesin, dan materi pelatihan
Ijazah dan transkrip nilai untuk pendaftaran sekolah atau kerjaEmail, surat menyurat, dan laporan internal
Surat keterangan kerja, keterangan penghasilan, atau rekening koran untuk pengajuan resmiPresentasi, brosur, dan konten website
Kontrak, surat kuasa, dan dokumen hukum atau pengadilanNotulen rapat dan dokumen kerja tim

Tabel ini hanya gambaran umum. Instansi yang sama bisa punya aturan berbeda untuk keperluan yang berbeda.

Penerjemah memeriksa dokumen asli bahasa Jepang dan terjemahannya

Untuk keperluan ke Jepang

Untuk pengajuan COE, visa, atau pendaftaran sekolah dan perusahaan di Jepang, dokumen berbahasa Indonesia umumnya perlu dilampiri terjemahan bahasa Jepang atau Inggris. Apakah harus tersumpah atau tidak, tergantung permintaan pihak penerima, misalnya sekolah, perusahaan, atau lembaga pengirim. Tanyakan dulu sebelum memesan, supaya dokumen tidak perlu diterjemahkan dua kali.

Terjemahan tersumpah, legalisasi, dan apostille

Ketiganya sering tertukar, padahal fungsinya berbeda:

  • Terjemahan tersumpah menjamin isi terjemahan sesuai dokumen asli.
  • Apostille mengesahkan tanda tangan atau cap pejabat pada dokumen publik, supaya diakui di negara anggota Konvensi Apostille. Indonesia sudah menerapkannya sejak Juni 2022 lewat layanan Ditjen AHU, dan Jepang juga termasuk negara anggota.
  • Legalisasi adalah proses pengesahan berjenjang lewat kementerian dan kedutaan, yang dulu dipakai sebelum apostille berlaku.

Tidak semua keperluan membutuhkan apostille. Kalau instansi tujuan memintanya, tanyakan juga apakah yang perlu di-apostille dokumen aslinya, terjemahannya, atau keduanya.

Berapa lama prosesnya?

Untuk bahasa Jepang, jumlah penerjemah tersumpah di Indonesia masih terbatas. Pengerjaan reguler umumnya membutuhkan waktu lebih dari satu minggu, tergantung jumlah halaman dan antrean. Terjemahan biasa umumnya lebih cepat.

Butuh cepat? Proses kilat bisa dilakukan dengan tambahan biaya 25%. Untuk dokumen dalam jumlah banyak, harga bisa dinegosiasikan.

Tips supaya tidak salah pesan

  1. Tanyakan ke instansi tujuan jenis terjemahan, bahasa sasaran, dan apakah perlu apostille. Ini cara paling aman, karena tiap instansi punya ketentuan sendiri.
  2. Kirim scan yang jelas dan lengkap, termasuk cap, tanda tangan, dan halaman belakang.
  3. Siapkan ejaan nama sesuai paspor, supaya nama di terjemahan sama dengan dokumen perjalananmu.
  4. Tentukan jumlah rangkap yang dibutuhkan sejak awal.

Kalau masih ragu, kirim contoh dokumennya ke kami dan kami bantu cek.

FAQ

Apa bedanya terjemahan tersumpah dan biasa?

Terjemahan tersumpah dikerjakan penerjemah yang diangkat dan disumpah oleh menteri yang membidangi hukum, lalu diberi cap dan tanda tangan. Terjemahan biasa tidak memiliki cap tersebut dan dipakai untuk kebutuhan internal.

Dokumen apa saja yang butuh terjemahan tersumpah?

Umumnya dokumen resmi untuk instansi, seperti akta, ijazah, transkrip, Kartu Keluarga, dan dokumen hukum. Pastikan selalu ke instansi tujuan.

Apakah dokumen untuk visa Jepang harus diterjemahkan tersumpah?

Tidak selalu. Biasanya dokumen perlu diterjemahkan ke bahasa Jepang atau Inggris, dan kebutuhan tersumpah tergantung permintaan pihak penerima.

Apa bedanya terjemahan tersumpah dan apostille?

Terjemahan tersumpah menjamin isi terjemahan. Apostille mengesahkan tanda tangan atau cap pejabat agar dokumen diakui di negara anggota Konvensi Apostille.

Ada dokumen yang perlu diterjemahkan?

Bahasa Jepang, Mandarin, dan Inggris. Foto atau kirim file-nya, kami balas dengan perkiraan harga dan waktu.


← Kembali ke semua artikel

Chat WhatsApp